terkini

Ads Google

Diganti dari Ketua DPRA, Ini Pesan Dahlan Jamaluddin

Redaksi
3/21/22, 19:52 WIB Last Updated 2022-03-21T12:53:30Z

 

Foto : Saiful Bahri ketua DPRA baru bersama Dahlan Jamaluddin (Foto: facebook Dahlan Jamaluddin)

Kabaran Banda Aceh,  -- Dahlan Jamaluddin resmi turun dari jabatan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) setelah sidang paripurna peralihan ketua kepada Saiful Bahri, Senin (21/3//2022).



Pasca pergantian itu Dahlan menuliskan ungkapan perpisahan di halaman Facebook pribadinya. Tulisan itu diberi judul “Bukan Warisan”.


“Hari ini saya memimpin rapat paripurna pergantian Ketua DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh sisa masa jabatan tahun 2019-2024,” tulis Dahlan.


Dahlan melanjutkan, dirinya purna tugas sebagai Ketua DPRA, dan dalam waktu dekat rakyat Aceh akan memiliki Ketua DPRA baru, yaitu Saiful Yahya atau Pon Yahya.


“Saya ingin menegaskan kembali bahwa DPR Aceh adalah lembaga politik pemegang mandat dari rakyat,” tulisnya.


Menurut Dahlan, gerak langkah anggota DPRA dalam menjalankan mandat rakyat tersebut didasari oleh aturan perundang-undangan yang berlaku. Selain aturan legal, perjalanan seorang wakil rakyat dalam parlemen juga dipagari oleh etika dan moral yang harus dijunjung tinggi.


“Jabatan bukanlah warisan dan bukan sesuatu yang dapat diwariskan. Jabatan politik bukanlah hadiah, tapi merupakan amanah dan tanggung jawab untuk memperjuangkan aspirasi rakyat, menjalankan cita-cita luhur, menegakkan keadilan, dan kesejahteraan rakyat,” lanjut Dahlan.


Jabatan ketua DPRA adalah amanah yang diberikan oleh Partai Aceh, sebagai partai pemenang pemilu legislatif tahun 2019.


“Ketika pimpinan Partai Aceh memberikan amanah Ketua DPR Aceh kepada sahabat saya yang lain, maka saya selaku kader tunduk dan patuh terhadap keputusan tersebut,” ucapnya. 


Sebagai seorang politisi Partai Aceh, yang notabene partai yang lahir dari ruh perjuangan, dirinya akan selalu memegang teguh sikap sebagai seorang pejuang, siap untuk memimpin dan siap pula untuk dipimpin.  


Sebagai politisi yang diutus oleh partai, sudah sepatutnya bagi semua untuk tunduk dan patuh terhadap arahan dan perintah pimpinan partai. Itulah etika moral yang harus saya pegang teguh untuk mewujudkan cita cita partai kedepannya. Sami’na wa atha’na. 


“Saya mengucapkan selamat kepada kolega dan saudara saya Saiful Yahya (Pon Yahya) yang akan melanjutkan estafet sebagai pimpinan DPR Aceh. Saya akan selalu mendukung setiap gerak langkah Pon Yahya. 


Semoga di bawah nakhoda Pon Yahya, DPR Aceh akan semakin kuat dan amanah dalam menjalankan fungsi dan tugasnya,” harap Dahlan. 


Dahlan juga menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada pimpinan Partai Aceh, terkhusus kepada Mualem dan Abu Razak, yang telah memberikan kesempatan yang luar biasa untuk menjabat Ketua DPRA selama dua tahun lima bulan. 


“Pengalaman dan pembelajaran yang luar biasa bagi saya. Terima kasih juga saya sampaikan kepada seluruh jajaran KPA dan kader Partai Aceh di seluruh Aceh,” sebutnya.  


Sebagai seorang manusia, ia mengaku tak luput dari kesalahan. Oleh Sebab itu ia memohon maaf atas segala kekurangan kepada seluruh rakyat Aceh, kepada para pimpinan dan segenap anggota DPRA selama memimpin. Permohonan maaf dan terima kasih juga disampaikan Wali Nanggroe Aceh Tengku Malik Mahmud Alhaytar, seluruh unsur Forkopimda, Gubernur Aceh, Kapolda Aceh, Pangdam Iskandar Muda, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, dan juga kepada seluruh instansi vertikal lainnya serta segenap Satuan Kerja Perangkat Aceh.  


“Segala kekurangan adalah milik saya, dan segala kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT,” tutup dahlan 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Diganti dari Ketua DPRA, Ini Pesan Dahlan Jamaluddin

Terkini

Topik Populer

Iklan

Close x