terkini

Ads Google

Festival Perang Air Meranti Resmi Dibuka

Redaksi
2/17/26, 23:30 WIB Last Updated 2026-02-17T16:30:50Z



Kepulauan Meranti, KABARAN.ID — Festival Perang Air sempena perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026 resmi dibuka oleh Bupati Kepulauan Meranti, Asmar, Selasa (17/2/2026), di Selatpanjang. Kegiatan budaya yang digelar di Jalan Ahmad Yani itu kembali menjadi daya tarik masyarakat dan wisatawan.


Bupati Asmar menyampaikan bahwa ajang tahunan yang telah masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi juga langkah strategis pemerintah daerah dalam menjadikan tradisi lokal sebagai ikon pariwisata.


“Festival Perang Air ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk mengangkat, memelihara, dan melestarikan tradisi masyarakat agar dikenal lebih luas,” ujar Asmar.


Ia turut mengapresiasi masyarakat Selatpanjang, khususnya warga Tionghoa, atas partisipasi aktif dalam memeriahkan festival. Menurutnya, momentum ini diharapkan mampu mempererat persatuan lintas suku dan agama, terlebih perayaan Imlek tahun ini berdekatan dengan bulan suci Ramadan.


“Melalui festival ini mari kita jalin kekompakan, saling menghargai dan menghormati antar suku, etnis, dan budaya demi mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang aman dan damai,” katanya.


Asmar juga mengimbau peserta dan masyarakat untuk menjaga ketertiban selama festival berlangsung serta tetap memperhatikan kebersihan lingkungan.


“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga ketertiban dan kebersihan, termasuk melaksanakan kerja bakti setelah kegiatan selesai agar kota tetap bersih dan asri,” harapnya.


Di akhir sambutan, Asmar memberikan kehormatan kepada Kapolda Riau, Herry Heryawan, untuk melepas rombongan Festival Perang Air. Pembukaan acara turut dihadiri Wakapolda Riau Hengky beserta jajaran PJU Polda Riau dan unsur Forkopimda.


Hadir pula salah seorang pencetus tradisi Perang Air, Zahwani Pandra Arsyad, yang kini menjabat sebagai Kabid Humas Polda Riau.


Festival Perang Air di Selatpanjang setiap tahun menjadi magnet wisata budaya. Tradisi saling siram air tersebut selalu diikuti ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai destinasi pariwisata berbasis kearifan lokal.


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Festival Perang Air Meranti Resmi Dibuka

Terkini

Topik Populer

Iklan

Close x