ROKAN HILIR KABARAN.ID – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar prosesi adat mengantarkan sekaligus menyerahkan Datuk AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., beserta keluarga kepada LAMR Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Selasa (14/7/2026). Prosesi yang berlangsung di Balai Adat LAMR Kabupaten Rokan Hilir, Bagansiapiapi, itu menjadi simbol perpindahan anak kemanakan adat seiring amanah baru yang diemban sebagai Kapolres Rokan Hilir.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, menjelaskan bahwa tradisi tersebut merupakan bagian dari adat Melayu ketika seorang datuk berpindah tugas dan menetap di daerah lain. Menurutnya, LAMR memiliki kewajiban mengantarkan anak kemanakan adat untuk memperoleh induk semang serta keluarga adat di tempat yang baru.
“Karena berpindahnya Datuk dan sekaligus anak kemanakan adat, maka menjadi kewajiban kami mengantarkannya ke tempat tugas yang baru untuk mencari induk semang, mencari bapak angkat, sekaligus mencari saudara baru. Oleh sebab itu kami menyerahkan Datuk AKBP Aldi Alfa Faroqi beserta keluarga kepada LAMR Rokan Hilir,” ujar Datuk Seri Afrizal Cik.
Prosesi adat diawali dengan penyambutan kompang di gerbang Balai Adat LAMR Rokan Hilir, dilanjutkan dengan sambutan Ketua DPH LAMR Rokan Hilir Datuk Seri Jufrizan, S.Pi., serta atraksi pencak silat sebagai penghormatan kepada tamu adat.
Selanjutnya, Datuk AKBP Aldi Alfa Faroqi bersama Bupati Rokan Hilir Datuk Seri Setia Amanah H. Bistamam, Datuk Seri Afrizal Cik, Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir H. Fauzi Efrizal, serta sejumlah tokoh adat dan pejabat memasuki aula utama Balai Adat untuk mengikuti prosesi serah terima secara resmi.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan penyerahan tepak sirih oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Seri Asnawi Nazar, kepada Ketua DPH LAMR Kabupaten Rokan Hilir, Datuk Seri Jufrizan, sebagai simbol penyerahan Datuk dan anak kemanakan adat.
Dalam prosesi tersebut, Datuk Seri Jufrizan menyatakan menerima AKBP Aldi Alfa Faroqi sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat adat Melayu Rokan Hilir.
“Setelah mendengar hajat yang disampaikan LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, maka dengan tangan terbuka kami sambut dan terima Tuan AKBP Aldi Alfa Faroqi sebagai anak kemanakan kami. Andai kecil telapak tangan, nyiru kami tadahkan,” ungkap Datuk Seri Jufrizan yang disambut tepuk tangan para hadirin.
Sebagai tanda diterimanya secara adat, dilakukan pemasangan tanjak dan selempang Melayu kepada Datuk AKBP Aldi Alfa Faroqi oleh Bupati Rokan Hilir bersama Ketua LAMR Rokan Hilir. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan tepuk tepung tawar sebagai simbol doa, restu, dan harapan keselamatan dalam mengemban amanah di daerah yang baru.
Dalam sambutannya, AKBP Aldi Alfa Faroqi menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh pemerintah daerah dan keluarga besar LAMR Rokan Hilir. Ia menyebut prosesi tersebut sebagai kehormatan yang memiliki makna mendalam bagi dirinya dan keluarga.
“Sambutan ini sungguh luar biasa dan merupakan suatu kehormatan bagi saya. Terima kasih kepada Bupati Rokan Hilir, Ketua LAMR Rokan Hilir beserta seluruh jajaran pengurus dan masyarakat adat yang telah menerima kami dengan penuh kekeluargaan. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Rokan Hilir,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Bupati Rokan Hilir H. Bistamam menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus harapan agar Kapolres yang baru dapat bersinergi dengan seluruh unsur masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah.
“Selamat bertugas Datuk AKBP Aldi Alfa Faroqi sebagai Kapolres Rokan Hilir. Kami menyambut dengan penuh suka cita. Anggaplah Rokan Hilir ini sebagai kampung halaman Tuan sendiri,” kata Bupati yang disambut tepuk tangan para undangan.
Prosesi adat tersebut ditutup dengan pembacaan doa, makan bejamba sebagai simbol kebersamaan, foto bersama, dan silaturahmi antara tokoh adat, pemerintah daerah, Forkopimda, serta seluruh tamu undangan. Kegiatan ini mencerminkan kuatnya nilai-nilai adat Melayu dalam menjaga tali persaudaraan, menghormati amanah, serta mempererat hubungan antara lembaga adat dan institusi negara.
%20(1)-min.png)

%20(1)-min.png)

