terkini

Ads Google

Kunjungan JMSI Riau ke Pusat Pembibitan Agroforestri

Redaksi
6/08/24, 18:51 WIB Last Updated 2024-06-08T11:51:45Z

 


Kabaran Bengkalis, - Kunjungan JMSI Riau ke Pusat Pembibitan Agroforestri di Pematang Pudu menjadi perhatian utama dalam usaha konservasi lingkungan. Pada hari Sabtu, 8 Juni 2024, rombongan pemilik perusahaan media yang tergabung dalam Jaringan Media Siber Seluruh Indonesia (JMSI) Provinsi Riau, melakukan kunjungan ke pusat pembibitan Agroforestri mitra Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.


Rombongan JMSI Riau dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi Tun Akhyar, didampingi oleh Fakhrunas MA Jabbar dan Bendahara Tommy F Gani. Juga hadir Wakil Ketua JMSI Pusat, Jayanto. Pihak PHR dipimpin oleh Analyst Social Performance, Priawansyah, bersama Humas PT PHR, Yulia Rintawati, serta mitra PHR yaitu NGO Rimba Satwa Foundation (RSF) yang diwakili oleh Zulhusni Syukri dan Git Fernando.


Kunjungan JMSI Riau ke Pusat Pembibitan Agroforestri ini memiliki tujuan utama untuk memahami lebih dalam tentang kegiatan konservasi yang dilakukan oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan. Wakil Ketua JMSI Riau, Tun Akhyar, menjelaskan bahwa wilayah kerja Rokan yang dikelola oleh PT PHR bukan hanya tempat pengeboran minyak bumi, tetapi juga kawasan agroforestri dan konservasi gajah yang bekerja sama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan Rimba Satwa Foundation (RSF).


“Program ini sangat bagus untuk menjaga ekosistem pelestarian gajah dan mengurangi konflik dengan manusia,” kata Tun Akhyar. Beliau juga mendorong para wartawan untuk menulis tentang program pembibitan dan konservasi ini, karena tulisan tersebut akan diperlombakan untuk tingkat Provinsi Riau di bulan Agustus dan dapat dikirim ke lomba karya jurnalistik PENA PHR tingkat nasional.


Zulhusni Syukri dari NGO RSF menjelaskan tiga aspek utama dalam program pelestarian gajah, yaitu gajah, manusia, dan habitatnya. Tim selalu melakukan patroli untuk mengawasi dan menjinakkan gajah liar serta memasang GPS Collar di leher gajah untuk memantau pergerakannya. “Untuk manusia, dibuat program agroforestri di mana kelompok tani dibina dengan bantuan bibit Gaharu, Durian, Kopi, Matoa, serta diberi kambing dan perikanan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” jelas Zulhusni.


Priawansyah, Analyst Social Performance PHR, menambahkan bahwa jumlah gajah liar yang terpantau di wilayah kerja Rokan saat ini sebanyak 75 ekor, sementara gajah jinak di penangkaran BKSDA Minas ada sekitar 15 ekor. Untuk menjaga konflik antara gajah dan manusia, PHR bersama mitra kerja menggunakan program konservasi berbasis satelit. Program ini memungkinkan pengawasan pergerakan gajah sehingga saat mendekati pemukiman, dapat dilakukan antisipasi pengusiran ke hutan.


Selain itu, di daerah lintasan gajah ditanami rumput odit, bambu, pisang, dan jenis tumbuhan lainnya sebagai pakan gajah liar agar mereka tidak kekurangan makanan. “Sejak tahun 2021, PHR berkomitmen melestarikan Gajah Sumatra, baik liar maupun jinak, di Riau sehingga terwujud keseimbangan antara manusia, gajah, dan alam,” ujar Priawansyah.


Kunjungan JMSI Riau ke Pusat Pembibitan Agroforestri ini juga diisi dengan diskusi ringan dan sesi tanya jawab dengan pengelola program. Para owner media siber JMSI, yang kebanyakan adalah wartawan, berinteraksi langsung dengan pihak PHR dan mitra mereka untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam tentang program konservasi ini. Selain itu, dilakukan juga kegiatan penanaman pohon oleh puluhan anggota JMSI Riau sebagai bentuk dukungan terhadap usaha konservasi lingkungan.


Melalui kunjungan ini, JMSI Riau berharap dapat menyebarkan informasi yang lebih luas tentang pentingnya pelestarian gajah dan lingkungan. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk media, sangat diperlukan untuk keberhasilan program ini. Kunjungan JMSI Riau ke Pusat Pembibitan Agroforestri di Pematang Pudu menjadi langkah penting dalam upaya pelestarian alam dan perlindungan satwa liar, khususnya gajah Sumatra, di wilayah Riau.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kunjungan JMSI Riau ke Pusat Pembibitan Agroforestri

Terkini

Topik Populer

Iklan

Close x