terkini

Ads Google

KDM Cium Kepala Anak Kecil Korban Bencana Banjir Bandang

Redaksi
12/08/25, 08:19 WIB Last Updated 2025-12-08T01:19:56Z



Oleh Adrian | Perdana Indonesia 


Bayang, Sumatera Barat, di tempat ini, sungai tak lagi mengenal jalannya sendiri. Air bah datang bukan sekadar meluap, tapi berpindah arah, membawa batang-batang kayu besar seperti tombak yang menghantam apa pun di depannya.


Dalam sekejap, jembatan patah, rumah-rumah hilang, dan tanah berubah bentuk seperti disobek sepatu raksasa.


Di titik tempat Kang Dedi berdiri, warga menunjuk bekas tanah kosong. Sambil mencium kepala anak kecil korban bencana banjir bandang. Warga bilang

“Di sini dulu ada enam rumah, Pak.”

Enam rumah, yang kini tinggal deru angin dan kenangan yang tercecer di lumpur.


Tak jauh dari situ, kabar duka menetes pelan:

Seorang ibu dan anaknya meninggal, terseret arus bandang yang tak memberi waktu untuk berlari.

Di kejauhan, orang-orang mengungsi dengan pakaian seadanya. Wajah mereka pucat oleh dingin, letih, dan kehilangan.


Tak hanya rumah dan nyawa yang lenyap, sekitar 3.000 hektar sawah puso—hancur total.

Benih harapan yang ditanam setahun penuh hilang dalam hitungan jam. Petani kehilangan masa depan yang semestinya jadi panen.


Di tengah suasana itu, Kang Dedi tak sekadar melihat. Ia masuk ke titik terdalam lokasi kerusakan, berlumur lumpur, menatap mata para korban satu per satu.

Ia mendengar suara yang tak terekam kamera: suara pecah hati seseorang yang kehilangan segalanya.


Di sana, bencana tidak dihitung dengan angka. Bencana dihitung dengan satu mata yang basah, satu rumah yang hilang, satu anak yang tak kembali.


Karena bagi manusia, kehilangan terbesar bukan jumlah hektar yang tenggelam,

tapi ruang keluarga yang terputus selamanya.


Bencana ini mengingatkan satu hal: ketika sungai berpindah arah, kita pun harus berpindah cara — dari diam menunggu, menjadi hadir membantu.


#kdm #kangdedimulyadi #sumaterabarat

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • KDM Cium Kepala Anak Kecil Korban Bencana Banjir Bandang

Terkini

Topik Populer

Iklan

Close x