terkini

Ads Google

Kisah Cristian Malau, Remaja 15 Tahun Mantapkan Hati Masuk Islam di Ramadhan

Redaksi
3/11/26, 20:28 WIB Last Updated 2026-03-11T13:28:47Z


PEKANBARU KABARAN.ID – Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah menjadi momen penuh makna bagi seorang remaja bernama Cristian Malau. Di usia yang baru menginjak 15 tahun, ia memantapkan diri untuk memeluk agama Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat.


Prosesi pengikraran syahadat tersebut berlangsung dalam kegiatan pengajian bulanan dan buka puasa bersama yang digelar Pesantren Muallaf Indonesia (Pemulia) Dompet Dhuafa Riau.


Cristian dibimbing langsung oleh Ustadz Mizan Asnawi, SE., Mec.Dev, selaku pembina muallaf di Pemulia Dompet Dhuafa Riau.


Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut ketika Cristian dengan lancar mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan para pembina dan muallaf lainnya.


“Alhamdulillah sore ini kita dari Pemulia Dompet Dhuafa Riau melaksanakan pengajian bulanan dan buka bersama muallaf binaan. Alhamdulillah hadir Cristian Malau memantapkan dirinya untuk berikrar memeluk Islam,” ujar Ustadz Mizan.


Ia berharap keputusan Cristian menjadi awal perjalanan hidup yang lebih baik di masa depan.


“Semoga ini menjadi awal yang baik untuk kehidupannya yang akan datang, sukses dunia dan akhirat,” tambahnya.






Kajian Ramadan: Empat Golongan yang Dirindukan Surga



Setelah prosesi pengikraran syahadat, kegiatan dilanjutkan dengan kajian menjelang berbuka puasa yang disampaikan oleh Ustadz Dasuki, SH., MH.


Dalam ceramahnya yang bertema Semangat Memuliakan Bulan Ramadan, Ustadz Dasuki menyampaikan tentang empat golongan manusia yang dirindukan oleh surga.


Empat golongan tersebut antara lain:


  1. Orang yang rajin membaca Al-Qur’an, mentadaburi, dan mengamalkan isi kandungannya.
  2. Orang yang menjaga lisannya, tidak berkata hal yang tidak bermanfaat.
  3. Orang yang suka memberi makan kepada mereka yang kelaparan.
  4. Orang yang menjalankan puasa di bulan suci Ramadan.



Pesan tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi para muallaf dan jamaah untuk semakin memuliakan bulan Ramadan dengan amal kebaikan.





Buka Bersama dan Pembagian Sembako



Setelah kajian, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama, shalat berjamaah, serta pembagian bantuan sembako berupa beras kepada para muallaf yang hadir.


Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan dukungan kepada para muallaf yang sedang menjalani proses pembinaan keislaman.


Momentum Ramadan ini diharapkan dapat menjadi sarana memperkuat keimanan serta mempererat ukhuwah di antara para muallaf binaan Pesantren Muallaf Indonesia Dompet Dhuafa Riau.



KI

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kisah Cristian Malau, Remaja 15 Tahun Mantapkan Hati Masuk Islam di Ramadhan

Terkini

Topik Populer

Iklan

Close x