MERANTI KABARAN.ID – Bhabinkamtibmas Desa Bokor, AIPDA Ashobirin, melaksanakan peninjauan tanaman Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) jenis cabai milik warga di Jalan Pelita, Dusun Kelapa, Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan masyarakat agar lebih produktif, bernilai ekonomis, serta mampu meningkatkan kemandirian pangan keluarga.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH., SIK., MH., melalui Kapolsek Rangsang Barat IPDA Sukardi mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas merupakan implementasi nyata peran Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya Asta Cita Presiden di bidang ketahanan pangan.
“Melalui pendampingan kepada masyarakat, kami ingin mendorong pemanfaatan lahan pekarangan agar mampu menghasilkan pangan bergizi sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga,” ujar IPDA Sukardi.
Dalam peninjauan tersebut, AIPDA Ashobirin mengunjungi pekarangan milik Tarno yang telah membudidayakan sekitar 80 batang cabai menggunakan media tanam polybag. Hasil panennya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, sementara kelebihannya dipasarkan kepada pedagang di sekitar Kecamatan Rangsang Barat sehingga menjadi tambahan penghasilan bagi keluarga.
Selain memantau perkembangan tanaman, Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi mengenai teknik perawatan tanaman cabai, pengendalian hama dan penyakit, serta pentingnya menjaga keberlanjutan budidaya agar hasil panen tetap optimal.
Menurut Kapolsek, budidaya cabai di pekarangan rumah merupakan salah satu solusi sederhana namun efektif dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga, mengurangi pengeluaran rumah tangga, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) sendiri diarahkan untuk membangun kemandirian pangan berbasis keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara berkelanjutan, sehingga kebutuhan gizi masyarakat dapat terpenuhi sekaligus mendukung stabilitas pangan nasional.
Kegiatan peninjauan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dan berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, serta kondusif.
%20(1)-min.png)

%20(1)-min.png)

