terkini

Ads Google

Anggaran MBG 2026 Capai Rp335 Triliun, Prabowo Kejar Zero Defect

Redaksi
1/08/26, 22:58 WIB Last Updated 2026-01-08T15:58:26Z


KABARAN.ID JAKARTA — Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp335 triliun untuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026. Anggaran tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, usai retret kabinet sekaligus Taklimat Awal Tahun Presiden Prabowo Subianto di Padepokan Garuda Yaksa, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).


Prasetyo menyebutkan, Presiden Prabowo menaruh perhatian serius terhadap peningkatan kualitas pelaksanaan MBG. Presiden meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperketat dan meningkatkan disiplin prosedur agar program berjalan optimal dan tepat sasaran di seluruh Indonesia.


“Bapak Presiden menghendaki disiplin prosedur itu ditingkatkan. Karena menurut catatan Kepala BGN, pada bulan Desember masih terdapat sekitar 15 kejadian yang tidak diinginkan. Ini diminta agar tidak terulang kembali,” ujar Prasetyo.


Dalam Taklimat Awal Tahun tersebut, Presiden Prabowo mengeklaim pelaksanaan MBG telah mencapai tingkat keberhasilan 99,99 persen. Meski demikian, ia menegaskan pemerintah tidak boleh cepat berpuas diri dan harus mengejar standar zero defect atau tanpa kesalahan.


“Secara objektif statistik, boleh dikatakan kita 99 persen berhasil. Tetapi kita tetap harus mengejar zero defect, tidak boleh ada satu pun kesalahan yang diterima oleh penerima manfaat,” kata Prabowo.


Di daerah kepulauan seperti Kabupaten Kepulauan Meranti, pelaksanaan MBG memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam hal distribusi antar pulau, ketergantungan pada transportasi laut, serta ketepatan waktu pengiriman makanan bergizi ke sekolah-sekolah dan kelompok penerima manfaat. Kondisi geografis ini menuntut koordinasi logistik yang lebih disiplin dan terukur.


Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Kepulauan Meranti, Suryani, S.Kom, M.Han saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (8/1/2026), menyatakan bahwa pelaksanaan MBG di Kepulauan Meranti terus dilakukan pembenahan, khususnya dalam aspek pemerataan distribusi.


“MBG Kepulauan Meranti terus berbenah, terutama pemerataan distribusi. Kami siap menyukseskan MBG di Meranti dengan target sekitar 45 ribu penerima manfaat,” ujarnya.


Program MBG diharapkan menjadi instrumen strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, sekaligus memperkuat fondasi sumber daya manusia Indonesia, termasuk di wilayah kepulauan dan terluar.



---

KI

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Anggaran MBG 2026 Capai Rp335 Triliun, Prabowo Kejar Zero Defect

Terkini

Topik Populer

Iklan

Close x