Peninjauan dilakukan untuk memastikan pasokan sembako, BBM, LPG, serta kesiapan transportasi dan pasokan listrik tetap terjaga guna mendukung kelancaran masyarakat menyambut dan menjalani mudik Lebaran.
Dari hasil pemantauan di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang, Muzamil menyampaikan bahwa fasilitas pelabuhan dalam kondisi baik dan siap melayani masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
“Alhamdulillah sejauh ini kondisinya sangat baik. Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang siap menerima masyarakat kita yang akan mudik Lebaran tahun ini,” kata Muzamil.
Ia juga mengapresiasi koordinasi antara Pelindo, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta instansi terkait yang dinilai telah mempersiapkan pelayanan transportasi laut dengan baik menjelang musim mudik.
Pemerintah daerah, lanjutnya, juga mendorong penambahan armada kapal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan mulai terjadi pada H-5 Lebaran.
“Tadi kami juga membahas kemungkinan penambahan armada kapal, karena diperkirakan akan terjadi lonjakan penumpang mulai H-5. Pihak KSOP, Pelindo, dan Dinas Perhubungan akan berkoordinasi dengan para agen kapal,” ujarnya.
Setelah meninjau pelabuhan, rombongan melanjutkan monitoring ke sejumlah lokasi, antara lain Gudang Sembako Sinjaya, Hemart Mini Market di Jalan Teuku Umar, serta SPBU di Jalan Imam Bonjol Selatpanjang.
Saat meninjau Gudang Sinjaya, Muzamil menyatakan bahwa ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran masih mencukupi. Pasokan logistik juga terus bertambah seiring kedatangan kapal pengangkut barang.
“Alhamdulillah sampai saat ini stok bahan pokok masih banyak. Dari perhitungan kita, ketersediaannya tercukupi, harga juga masih stabil dan kualitas barangnya baik,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi para pengusaha dan distributor yang dinilai berperan menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di daerah tersebut.
Selain memastikan ketersediaan sembako, Muzamil turut mengecek kondisi pasokan listrik dari PLN. Berdasarkan hasil pengecekan, daya listrik di Selatpanjang saat ini dalam kondisi surplus sekitar enam megawatt.
“Mesin PLN semuanya sudah berjalan dengan baik. Bahkan kita surplus sekitar enam megawatt. Hanya di wilayah Tanjungsamak ada kerusakan yang sedang diperbaiki,” kata dia.
Ia menambahkan, apabila diperlukan, mesin pembangkit dari Selatpanjang dapat dipindahkan sementara untuk membantu memenuhi kebutuhan listrik di Tanjungsamak.
Sementara itu, untuk ketersediaan LPG, pemerintah daerah memastikan stok dalam kondisi aman. Bahkan diperkirakan akan terdapat tambahan sekitar 3.000 tabung untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.
Menurut Muzamil, peningkatan konsumsi diperkirakan terjadi karena momentum Ramadan dan Idulfitri beririsan dengan perayaan Imlek serta tradisi sembahyang kubur masyarakat Tionghoa.
Dalam peninjauan di Hemart Mini Market, Muzamil mengingatkan pengelola untuk menjaga ketersediaan stok, kualitas barang, dan stabilitas harga. Ia juga menekankan pentingnya memastikan produk tidak melewati masa kedaluwarsa serta menjaga keakuratan timbangan.
Monitoring kemudian dilanjutkan ke SPBU di Jalan Imam Bonjol Selatpanjang untuk memastikan ketersediaan BBM. Dari hasil pengecekan, stok BBM dinyatakan aman bahkan berlebih.
“Sampai hari ini stok BBM masih aman bahkan lebih. Pada tanggal 11 nanti akan datang lagi sekitar 300 kiloliter untuk menambah persediaan,” ujar Muzamil.
Ia berharap seluruh pihak terkait terus menjaga pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran, termasuk dengan mengoperasikan seluruh pompa bahan bakar agar tidak terjadi antrean panjang.
“Kami berharap pelayanan tetap berjalan baik, stok terjaga, dan harga tetap stabil. Jika ada kendala, segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Forkopimda,” katanya.
%20(1)-min.png)

%20(1)-min.png)

