MERANTI KABARAN.ID – Koordinator Wilayah SPPG Kepulauan Meranti, Suryani, SKOM, MHAN, menekankan pentingnya pengawasan ketat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikannya saat peresmian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mantiasa Agro Mulya di Desa Mantiasa, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Senin (6/4/2025).
Menurut Suryani, keberhasilan program MBG tidak hanya ditentukan oleh jumlah dapur yang beroperasi, tetapi juga kualitas makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat. Ia menegaskan standar kesehatan dan keamanan pangan harus menjadi prioritas utama.
“Kami berharap dukungan semua pihak untuk memastikan makanan yang didistribusikan sehat, layak, dan sesuai standar. Pengawasan harus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengawasan mencakup proses mulai dari pengolahan bahan, kebersihan dapur, hingga distribusi makanan ke penerima manfaat. Dengan demikian, program MBG tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberi dampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Suryani juga menilai keberadaan dapur SPPG Mantiasa menjadi langkah strategis dalam memperluas cakupan layanan MBG di Kepulauan Meranti. Saat ini, total penerima manfaat program tersebut telah mencapai sekitar 43 ribu orang dengan 22 dapur yang beroperasi di berbagai kecamatan.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mendukung keberlanjutan program. Pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pengelola dapur, serta masyarakat diminta berperan aktif dalam menjaga kualitas layanan.
“Kami ingin program ini benar-benar memberikan manfaat maksimal, terutama dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kesehatan anak-anak,” katanya.
Sementara itu, saat ini dapur MBG Desa Mantiasa telah memproduksi untuk 719 penerima manfaat. Kehadiran dapur ini diharapkan memperkuat layanan gizi di Kecamatan Tebingtinggi Barat, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan program nasional tersebut.
KI
%20(1)-min.png)

%20(1)-min.png)

