terkini

Ads Google

BGN Kepulauan Meranti Evaluasi Kinerja 23 Kepala SPPG

Redaksi
8/05/26, 19:17 WIB Last Updated 2026-08-05T12:58:41Z






MERANTI KABARAN.ID  Badan Gizi Nasional (BGN) Koordinator Wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar rapat koordinasi bulanan bersama seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Pengawas Keuangan, Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room Sumer Cafe, Selatpanjang, itu menjadi forum evaluasi sekaligus pembinaan untuk meningkatkan kualitas  pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Rapat dipimpin Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Kepulauan Meranti, Suryani, S.Kom., M.Han., serta dihadiri 21 Kepala SPPG dan 23 Pengawas Keuangan yang bertugas di berbagai dapur SPPG di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Suryani menjelaskan, rapat bulanan tersebut bertujuan mengevaluasi progres pelaksanaan distribusi makanan bergizi di masing-masing SPPG, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, serta memberikan pembekalan melalui kegiatan Transfer of Knowledge (ToK) kepada para Pengawas Keuangan terkait tata kelola pelaporan administrasi SPPG.


“Kegiatan ini dihadiri 21 Kepala SPPG dan 23 Pengawas Keuangan. Tujuannya untuk melaporkan progres kegiatan distribusi di dapur masing-masing, menyampaikan kendala yang dihadapi, sekaligus memberikan ToK kepada Pengawas Keuangan dalam penyusunan laporan SPPG,” ujar Suryani.


Menurutnya, forum evaluasi tersebut menjadi sarana penting untuk menyamakan persepsi dan mencari solusi atas berbagai persoalan operasional yang muncul di lapangan. Dengan demikian, setiap SPPG dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada para penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.


“Harapannya, setiap kendala yang ada di dapur dapat menjadi bahan perbaikan ke depan. Seluruh staf diharapkan mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik sehingga tidak ada lagi kesalahan dalam perhitungan purchase order (PO), penyusunan laporan, maupun proses distribusi makanan yang harus berjalan tepat waktu dan lancar,” jelasnya.


Selain pengawasan fisik, BGN juga mulai menerapkan Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN) sebagai sistem pelaporan terpadu yang harus dijalankan seluruh SPPG di Indonesia.


Melalui sistem tersebut, seluruh aktivitas dapur wajib didokumentasikan secara lengkap, mulai dari kedatangan bahan baku, proses persiapan, memasak, pemorsian, distribusi hingga makanan diterima siswa di sekolah.


“Kalau dulu pelaporan hanya berupa foto makanan yang sudah jadi, sekarang seluruh tahapan harus dilaporkan melalui sistem. Semua proses terdokumentasi dari awal sampai makanan diterima anak-anak,” katanya.


SIPGN juga dirancang agar dapat diakses oleh orang tua siswa. Dengan demikian, orang tua dapat mengetahui menu makanan yang diterima anak setiap harinya melalui sistem berbasis website.


“Orang tua nantinya bisa melihat langsung dari handphone menu yang dimakan anaknya di sekolah. Semua sudah terhubung dalam sistem pelaporan nasional,” ujar Suryani.


Selain menjadi forum evaluasi, rapat bulanan juga dimanfaatkan sebagai wadah pembinaan bagi seluruh Kepala SPPG. Pembinaan tersebut diarahkan untuk memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memastikan seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional.


“Kegiatan ini rutin kami laksanakan. Selain sebagai ajang silaturahmi, juga menjadi wadah pembinaan bagi para Kepala SPPG agar tetap menjaga integritas dan loyalitas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Kami ingin seluruh jajaran memiliki komitmen yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Suryani.


Melalui evaluasi dan pembinaan yang dilakukan secara berkala, BGN Kepulauan Meranti berharap kualitas penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis terus meningkat. Sinergi antara Kepala SPPG, Pengawas Keuangan, dan seluruh unsur pelaksana diharapkan mampu mewujudkan tata kelola program yang akuntabel, efektif, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • BGN Kepulauan Meranti Evaluasi Kinerja 23 Kepala SPPG

Terkini

Topik Populer

Iklan

Close x