JAKARTA KABARAN.ID – Ribuan blog yang menggunakan platform Blogger dilaporkan terkunci, bahkan sebagian dihapus sementara oleh sistem keamanan otomatis Google pada Rabu (5/8/2026). Blog-blog tersebut ditandai melanggar kebijakan "Malware and Similar Malicious Content", meski banyak pemilik situs memastikan tidak pernah memuat konten berbahaya.
Berdasarkan laporan yang ramai dibahas di forum komunitas Blogger dan berbagai platform diskusi daring, insiden ini diduga merupakan false positive atau kesalahan deteksi massal oleh sistem otomatis Google. Sejumlah pengguna dari berbagai negara mengaku blog mereka tiba-tiba dinonaktifkan tanpa adanya perubahan pada konten maupun tema situs.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang menjelaskan penyebab teknis insiden tersebut. Namun, banyak pengguna yang telah mengajukan permintaan peninjauan (Request Review) dan sebagian blog dilaporkan mulai dipulihkan secara bertahap, meskipun ada pula yang kembali terkunci setelah dipulihkan.
Di tengah situasi tersebut, para pemilik blog disarankan segera membuat cadangan (backup) seluruh konten menggunakan layanan Google Takeout sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kehilangan data. Blogger sendiri menyediakan fitur pencadangan melalui Google Takeout maupun menu ekspor bawaan Blogger.
Proses pencadangan dapat dilakukan dengan membuka layanan Google Takeout, memilih hanya data Blogger yang ingin diekspor, kemudian membuat arsip hingga Google mengirimkan tautan unduhan melalui email. Setelah diunduh, berkas berformat ZIP perlu diekstrak terlebih dahulu karena file yang digunakan untuk proses impor ke blog lain adalah file XML yang terdapat di dalamnya.
Selain melakukan pencadangan, pengguna yang blognya masih dapat diakses disarankan untuk sementara waktu tidak melakukan perubahan pada blog, seperti mengedit tema, widget, maupun artikel. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian hingga Google menyelesaikan proses investigasi terhadap gangguan tersebut.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi para pengelola situs agar selalu memiliki salinan data secara berkala. Meski menggunakan layanan berbasis cloud, pencadangan mandiri tetap menjadi langkah terbaik untuk mengurangi risiko kehilangan konten akibat gangguan sistem ataupun kesalahan deteksi otomatis.
Komunitas Blogger berharap Google segera menyelesaikan permasalahan tersebut dan mengembalikan seluruh blog yang terdampak. Sementara itu, pengguna diminta tetap tenang, memantau informasi resmi dari Google, serta menunggu hasil peninjauan apabila telah mengajukan permohonan pemulihan.
%20(1)-min.png)

%20(1)-min.png)

