terkini

Ads Google

Fahri Hamzah Soroti Geopolitik dan Ketahanan Indonesia

Redaksi
1/17/26, 17:04 WIB Last Updated 2026-01-17T10:04:44Z



KABARAN.ID JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah menilai ketidakpastian geopolitik global saat ini membuat demokrasi tidak selalu sejalan dengan kesejahteraan. Kondisi tersebut, menurutnya, dipicu keterbatasan sumber daya alam yang mendorong negara-negara mengambil langkah survival pragmatis, Jumat malam (16/1/2026).


Hal itu disampaikan Fahri dalam Kajian Pengembangan Wawasan Kebangsaan Seri ke-16. Ia mengatakan persaingan global yang semakin tajam membuat para pemimpin dunia bersikap pragmatis demi menjaga kelangsungan negaranya.


“Sekarang ini tren negara-negara dunia melakukan survival pragmatis, yang penting bisa bertahan hidup,” ujar Fahri.


Fahri mengaitkan situasi tersebut dengan peringatan Presiden Prabowo Subianto mengenai dinamika kekuatan global. Menurutnya, negara kuat cenderung bertindak bebas, sementara negara lemah harus menerima konsekuensinya.


Ia mencontohkan konflik global yang, menurutnya, berkaitan dengan perebutan sumber daya alam. Fahri menyebut kasus Venezuela dan rencana pengambilalihan Greenland sebagai gambaran persaingan geopolitik yang berpotensi memicu perpecahan antarnegara.


Dalam konteks itu, Fahri mengingatkan Indonesia agar tidak lengah. Ia menilai Indonesia berpotensi menjadi sasaran karena kekayaan sumber daya alam, seperti nikel, batu bara, minyak, hutan, dan hasil laut.


“Indonesia dikenal sebagai negara kaya mineral. Dalam perhitungan geopolitik, ini menjadikan Indonesia negara yang ingin dikuasai,” katanya.


Fahri juga mengkritik konflik berkepanjangan di kalangan elite nasional yang dinilainya melemahkan konsolidasi bangsa. Menurutnya, perdebatan elite yang tidak berujung dapat membahayakan kepentingan negara.


Terkait kebijakan pertahanan, Fahri menyatakan dukungannya terhadap langkah Presiden Prabowo memperkuat kesiapan militer di daerah sebagai antisipasi ancaman asing. Ia menilai persiapan pertahanan penting untuk menjaga kedaulatan negara.


Di sisi lain, Fahri menyoroti upaya pemerintah mengurangi ketimpangan melalui efisiensi anggaran dan optimalisasi sumber daya alam, termasuk program makan bergizi gratis dan pendidikan. Menurutnya, konsolidasi nasional diperlukan agar Indonesia tetap kuat di tengah situasi global yang tidak menentu.


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Fahri Hamzah Soroti Geopolitik dan Ketahanan Indonesia

Terkini

Topik Populer

Iklan

Close x