JAKARTA KABARAN.ID — Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menggelar Orientasi Kepartaian (OK) Gelora bagi anggota baru secara daring pada Sabtu–Minggu (7–8/3/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran Program Nasional Rekrutmen 1,5 Juta Anggota yang ditargetkan untuk memperkuat basis partai menjelang Pemilu 2029.
Orientasi tersebut dibuka oleh Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta. Dalam arahannya, Anis menyebut Partai Gelora hadir sebagai wadah bagi mereka yang menginginkan perubahan di tengah dinamika global yang dinilai sedang mengalami pergeseran tatanan.
“Kita seperti sedang berjalan dalam lorong waktu yang gelap, penuh dengan kekecewaan. Sementara tatanan baru belum lahir,” kata Anis, Minggu (8/3/2026).
Menurut Anis, situasi global saat ini juga diwarnai berbagai konflik yang berpotensi memicu ketegangan yang lebih luas, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah. Ia menilai kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi masyarakat dunia.
“Kita sadar ini bukan masalah sederhana. Itu masalah yang melampaui kemampuan kita untuk menyelesaikannya,” ujarnya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa masyarakat, khususnya yang memiliki tanggung jawab moral dan sosial, perlu berupaya mencegah terjadinya konflik yang lebih besar. Ia menyebut Partai Gelora ingin mengambil peran dalam perjalanan sejarah bangsa.
“Sejarah ini yang menyatukan kita, yang kita sebut gelombang dari orang-orang yang gelisah, dengan sadar dan bertanggung jawab kepada rakyat. Partai Gelora ingin menjadi pelaku sejarah yang menentukan masa depan bangsa Indonesia,” kata Anis.
Dalam kesempatan tersebut, Anis juga menyampaikan ucapan selamat kepada para anggota baru yang mengikuti orientasi kepartaian.
“Selamat bergabung di Partai Gelombang Rakyat Indonesia, partai masa depan,” ujarnya.
Ketua Tim Desk Rekrutmen DPP Partai Gelora Triwisaksana mengatakan, OK Gelora merupakan bagian dari ekosistem rekrutmen anggota yang telah diluncurkan oleh partai.
Ia menegaskan bahwa anggota baru diharapkan tidak hanya bergabung secara administratif, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kegiatan dan pengembangan organisasi.
“Ketika kita sudah menjadi anggota baru Partai Gelora, kita tidak bisa hanya berdiam diri. Kita harus menjadi anggota aktif untuk membesarkan dan memperluas pengaruh partai ini,” ujar Triwisaksana.
Menurut dia, setiap kader baru diwajibkan mengikuti orientasi kepartaian sebagai tahap awal sebelum mengikuti program lanjutan, seperti kaderisasi dan pengembangan wawasan.
Triwisaksana juga mendorong anggota baru untuk ikut berperan dalam memperluas jaringan keanggotaan melalui program “Member Get Member”, yakni satu anggota merekrut satu anggota baru.
“Silakan ajak keluarga, tetangga, teman, atau rekan alumni untuk bergabung bersama Partai Gelora,” katanya.
Pada hari pertama orientasi, Anis Matta menyampaikan materi bertajuk “Mengapa Memilih Partai Gelora?” yang semula dijadwalkan disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Fahri Hamzah. Namun Fahri berhalangan hadir karena tugas negara.
Selain itu, Sekretaris Jenderal Partai Gelora Mahfuz Sidik menyampaikan materi mengenai “Indonesia dan Dunia Hari Ini”. Sementara Ketua Koordinator Pelaksana Harian DPP Partai Gelora Rofi’ Munawar memaparkan materi bertema “Menciptakan Sejarah Peradaban Bersama Gelora”.
Pada hari kedua, peserta memperdalam materi melalui sesi bertajuk “120 Menit Awal untuk Kiprah Besar”, yang membahas kondisi Indonesia dan dunia saat ini serta arah gerakan Partai Gelora ke depan.
Kegiatan OK Gelora diikuti oleh calon anggota baru dari berbagai daerah di Indonesia, serta dihadiri kader dan fungsionaris partai dari tingkat DPP, DPW, hingga DPD. Program ini menjadi bagian dari upaya partai memperkuat konsolidasi organisasi dan memperluas basis keanggotaan menjelang Pemilu 2029.
%20(1)-min.png)

%20(1)-min.png)

