BATAM KABARAN.ID — Kolaborasi dua perusahaan yang bergerak di bidang jasa kemaritiman, PT Bias Delta Pratama (BIAS DP) dan PT SAN, resmi memperkenalkan armada kapal pandu dan tunda melalui kegiatan doa selamat (syukuran) dan peresmian yang berlangsung di Pelabuhan Besi, Sekupang, Kota Batam.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 pelaku usaha di bidang kemaritiman, serta sejumlah perwakilan perusahaan dan pemangku kepentingan sektor kepelabuhanan. Peresmian ini menjadi langkah kolaboratif kedua perusahaan dalam mendukung kebutuhan pelayanan jasa pandu dan tunda kapal di perairan Batam.
Direktur PT Bias Delta Pratama, Hery Kafianto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terjalinnya kolaborasi dengan PT SAN. Ia berharap kerja sama tersebut dapat berkembang menjadi kemitraan yang solid dalam memberikan pelayanan terbaik bagi industri kemaritiman.
“Kami mengucapkan rasa syukur yang tidak terhingga atas terwujudnya kolaborasi dengan PT SAN dalam melayani industri maritim. Mudah-mudahan kolaborasi ini semakin solid dan tentunya dapat memberikan kontribusi terhadap potensi pendapatan bagi Kota Batam,” ungkap Hery.
Sementara itu, Direktur Utama PT SAN, Yahya, SH, dalam sambutannya menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada seluruh pelaku usaha kemaritiman yang hadir. Ia menegaskan bahwa kehadiran PT SAN bersama PT BIAS bukan untuk menciptakan persaingan yang tidak sehat, melainkan membangun iklim usaha yang profesional, konstruktif, dan saling mendukung.
“Atas nama pribadi dan manajemen PT SAN serta PT BIAS DP, saya menyampaikan salam hormat dan takzim kepada para pengusaha kemaritiman di Kota Batam. Kita semua sama-sama memberikan pelayanan jasa kemaritiman dan berupaya meningkatkan daya saing secara konstruktif dan profesional. Sebagai pendatang baru, tentunya kami memohon bimbingan, saran, dan masukan agar terjalin kerja sama yang baik,” ujar Yahya.
Pengusaha asal Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut juga mengutip sebuah filosofi Melayu sebagai pedoman dalam membangun hubungan kemitraan.
“Pintar tidak menggurui, laju tidak mendahului, dan tajam tidak melukai. Filosofi ini menjadi pengingat bagi kami untuk selalu mengedepankan etika, menghormati sesama pelaku usaha, serta membangun hubungan bisnis yang saling menghargai,” tambahnya.
Lebih lanjut, Yahya menilai sektor kemaritiman merupakan salah satu magnet utama yang mengiringi pertumbuhan dan kemajuan Kota Batam. Jasa kepelabuhanan, keagenan kapal, serta berbagai layanan pendukung industri maritim memiliki peran strategis sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.
Karena itu, menurutnya, potensi tersebut harus dijaga dan dikembangkan melalui peningkatan kualitas pelayanan yang maksimal, profesional, serta berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa.
Yahya yang juga menjabat sebagai Ketua DPW ALFI/ILFA Riau dan pengurus Kadin Riau itu menyebutkan bahwa berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, lalu lintas armada laut di Kota Batam mencapai kurang lebih 1.500 call per bulan. Angka tersebut dinilai menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pelaku usaha untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan kemaritiman.
PT SAN dan PT BIAS DP melalui kolaborasi ini menghadirkan layanan kapal pandu dan tunda guna mendukung kelancaran aktivitas pelayaran serta kegiatan kepelabuhanan di Batam. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan layanan bagi pengguna jasa sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi maritim daerah.
Menutup sambutannya, Yahya menyampaikan dua pantun yang disambut tepuk tangan meriah para tamu undangan.
Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Ali, mewakili Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam selaku Manager Komersial BP Batam, menyambut baik kehadiran PT SAN dan PT BIAS dalam memberikan pelayanan jasa kapal pandu dan tunda. Ia menyampaikan bahwa BP Batam mendukung kegiatan usaha yang dapat memperkuat pelayanan kepelabuhanan sekaligus membuka potensi pendapatan bagi BP Batam untuk mendukung pembangunan Kota Batam.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pos KSOP Sekupang, Joko; Direktur PT SAN, Mohamad Gobel; Ketua ISAA, Herdi; Steven Manurung, M.Mar., Eng., MH; Direktur PT Khanzakyko Berkah Samudera, Riko; GM Cabang PT SAN, Abdul Aziz Latini; serta sejumlah undangan dan pelaku usaha kemaritiman lainnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin Ustaz Nawawi dari Kantor Kementerian Agama Kota Batam, dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng dan foto bersama seluruh tamu undangan.
Melalui kolaborasi ini, PT SAN dan PT BIAS DP berharap dapat mengambil bagian dalam mendukung kelancaran aktivitas pelayaran, memperkuat ekosistem jasa kepelabuhanan, serta mendorong pertumbuhan industri kemaritiman yang semakin profesional dan berdaya saing di Kota Batam.
%20(1)-min.png)


%20(1)-min.png)

