terkini

Ads Google

Salah Pilih Nahkoda, Alamat Karamlah Kapal

Redaksi
8/29/25, 21:43 WIB Last Updated 2025-08-29T14:43:41Z


Sebuah kapal yang ingin mengarungi lautan samudra hendaknya menyiapkan seluruh perlengkapan dengan baik dan maksimal, entah itu bahan bakar ataupun logistik selama perjalanan. Namun ada persiapan yang tak kalah penting, yaitu menunjuk nahkoda yang akan memimpin jalannya kapal selama pelayaran. Jika seorang nahkoda kurang mumpuni atau kurang berpengalaman dalam mengarungi lautan, akan ada kemungkinan kapal tidak akan selamat saat di perjalanan. Begitupun sebaliknya, karena di tangan nahkodalah keselamatan seluruh penumpang dipertaruhkan. 


Hal tersebut juga berlaku untuk sebuah jenjang sistem sosial kehidupan, baik itu keluarga, kelompok, organisasi maupun sebuah bangsa dan daerah. Jika salah menunjuk seorang pemimpin yang kurang pengalaman maka bersiaplah untuk menghadapi gelombang kehidupan yang tak berkesudahan.


Sebagai manusia yang diberi akal pikiran tentunya kita sudah bisa menentukan karaktertistik seseorang yang layak dijadikan seorang pemimpin. Supaya ketika ada badai yang menerjang kepemimpinannya, ia bisa melewati itu semua tanpa kesusahan yang berarti.


Dalam agama Islam ada beberapa kriteria yang harus dimiliki oleh seseorang untuk menjadi seorang pemimpin. 


Pertama, Taat beribadah. Tak bisa dipungkiri bahwa seseorang yang akan ditunjuk menjadi seorang pemimpin haruslah yang taat beribadah. Karena dengan ketaatan dalam beribadah sudah menunjukkan bahwa seseorang itu bisa memimpin dirinya sendiri dengan menn


Kedua, Baik dalam bertutur kata. Tutur kata yang baik sangat berpengaruh pada karakter seseorang karena mencerminkan kepribadian yang santun, beretika, dan berintegritas, serta membangun keharmonisan dalam hubungan sosial. Tutur kata yang baik memengaruhi pemimpin dengan menciptakan pemahaman yang jelas, membangun kepercayaan dan hubungan yang kuat, meningkatkan produktivitas, memecahkan konflik, dan membentuk budaya organisasi yang positif. Pemimpin yang bertutur kata baik akan lebih dihormati, menginspirasi timnya, serta mampu menyampaikan visi dan nilai secara efektif, sehingga tujuan bersama dapat tercapai dengan lebih mudah.


Selain itu, seorang pemimpin haruslah cerdas, amanah, dapat dipercaya dan tentunya mempunyai visi dan misi yang jelas dalam memimpin. 


Oleh karena itu bijaklah dalam memilih pemimpin. Jangan hanya karena kekayaan ataupun ketampanannya, tetapi lebih kepada visi, misi dan kepribadiannya sehari-hari dalam kehidupan sosial. Itu semua dapat dilihat dari rekam jejaknya sebagai individu dalam bermasyarakat dan juga dengan siapa ianya berteman atau bergaul. 


Karena kita paham, bahwa kapal yang berlayar di lautan tidak akan mungkin diserahkan kepada orang yang tak paham peta dan navigasi. Jangan sampai salah menunjuk nahkoda agar pelayaran mengarungi samudra bisa dilewati dengan baik dan sampai tujuan dengan selamat.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Salah Pilih Nahkoda, Alamat Karamlah Kapal

Terkini

Topik Populer

Iklan

Close x