terkini

Ads Google

Konflik Internal PBNU, Uang 100 M & Fatwa MUI Soal Pajak

Redaksi
11/29/25, 05:08 WIB Last Updated 2025-11-28T22:08:58Z

 



Oleh Adrian | Perdana Indonesia.


Kadang sebuah kisah besar tidak dimulai dari teriakan, tapi dari tiga kejadian yang terlihat tak berhubungan. Konflik PBNU pecah, fatwa MUI soal pajak mengguncang, dan bocoran audit Rp100 miliar menyeruak. Tiga titik yang jauh—tapi garisnya, kalau kita tarik perlahan, ternyata bersinggungan.


PBNU bergolak setelah Syuriyah memecat Gus Yahya, memicu gejolak internal terburuk dalam satu dekade. Di saat yang hampir bersamaan, audit lama yang mengendap tiba-tiba muncul ke publik: aliran dana Rp100 miliar yang dinilai janggal dan diduga terkait praktik pencucian uang.


Lalu MUI, lembaga yang mayoritas diisi tokoh-tokoh NU, mengeluarkan fatwa pajak paling kontroversial dalam sejarah Munas mereka: pajak boleh dipungut, tapi haram jika membebani rakyat atau memungut berulang atas rumah tinggal. Fatwa yang langsung menyentuh sumber utama fiskal negara.


Tiga badai dalam satu pekan—apakah benar semuanya kebetulan?


NU adalah ormas terbesar dengan struktur sosial yang luas. Konflik PBNU dan bocoran Rp100 miliar merusak kredibilitas elite. Di tengah sorotan itu, MUI melempar isu baru yang jauh lebih besar dan lebih ramai: pajak. Timing-nya presisi, seperti strategi komunikasi krisis—alihkan pandangan publik dari internal ke isu eksternal yang menyentuh jutaan orang.


Ini bukan tuduhan, ini pembacaan pola. Dominasi NU di MUI membuat dua ruang ini tak benar-benar terpisah. Ketika ruang pertama terbakar, ruang kedua menyalakan isu baru yang membuat semua orang menoleh ke sana.


Bagi negara, fatwa MUI perlu dibaca sebagai kritik serius soal beban fiskal rakyat kecil—bukan ancaman. Tapi bagi NU, inilah momen menentukan: transparansi lebih menyelamatkan daripada pengalihan isu. Publik hari ini lebih cerdas; mereka melihat pola, bukan hanya pernyataan.


Negara tidak akan bubar hanya karena satu fatwa. Tapi ormas sebesar NU bisa runtuh wibawanya jika terus menutup luka dengan poster. Yang dibutuhkan bukan distraksi—melainkan keberanian membuka jendela, menyalakan lampu, dan menunjukkan bahwa rumah besar bernama NU masih layak dipercaya.


#PBNU #MUI #FatwaPajak #IsuPublik #PerdanaIndonesia

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Konflik Internal PBNU, Uang 100 M & Fatwa MUI Soal Pajak

Terkini

Topik Populer

Iklan

Close x