terkini

Ads Google

SPPG Mantiasa AGRO MULYA Mulai Produksi, Dorong Gizi dan Ekonomi Desa

Redaksi
4/08/26, 00:44 WIB Last Updated 2026-04-07T17:44:12Z



MERANTI KABARAN.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kepulauan Meranti terus diperluas. Terbaru, satu dapur melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mantiasa Agro Mulya mulai beroperasi di Desa Mantiasa, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kamis (2/4/2025). Kehadiran dapur ini memperkuat layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat setempat.


Dengan beroperasinya dapur tersebut, jumlah SPPG di Kepulauan Meranti kini mencapai 22 unit yang tersebar di seluruh kecamatan. Total penerima manfaat program MBG tercatat sekitar 43 ribu orang. Pemerintah menargetkan jangkauan program terus meningkat dalam waktu dekat.


Sekretaris Satgas MBG Kepulauan Meranti, Ifwandi, menyebutkan program ini merupakan bagian dari upaya nasional menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Pemenuhan gizi sejak dini dinilai menjadi kunci peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menambahkan perluasan dapur akan difokuskan pada wilayah terpencil.


“Ke depan, akan ditambah 36 dapur lagi, terutama di wilayah terpencil. Targetnya penerima manfaat bisa mencapai 60 ribu orang,” ujarnya, Senin (6/4/2026). Penambahan tersebut diharapkan mempercepat pemerataan layanan gizi. Selain itu, program ini juga berdampak pada sektor ekonomi lokal.


Hingga kini lebih dari 1.000 tenaga kerja telah terserap dari operasional dapur-dapur SPPG. Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kepulauan Meranti, Suryani, menegaskan pentingnya pengawasan distribusi makanan. Ia berharap seluruh pihak memastikan makanan yang disalurkan tetap sehat dan sesuai standar.


Di tingkat lokal, kehadiran dapur MBG dinilai mulai memberi dampak langsung, terutama dalam menekan angka stunting. Camat Tebingtinggi Barat, M. Nazir, menyebut program ini sangat membantu masyarakat, khususnya anak-anak. Pemerintah kecamatan berharap intervensi gizi dapat mempercepat penurunan stunting.


Kepala Desa Mantiasa, Muhajir, menekankan pentingnya komunikasi dalam pelaksanaan program. Ia mengingatkan setiap persoalan di lapangan disampaikan melalui jalur koordinasi yang tepat. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman.


Sementara itu, pengelola dari Yayasan PPSDI Al-Fityah Pekanbaru, Musa, menyatakan pihaknya berkomitmen mengoptimalkan potensi lokal dalam operasional dapur MBG. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberlanjutan program.


“Kami akan memaksimalkan tenaga kerja lokal dan memanfaatkan hasil pertanian desa. Harapannya, selain meningkatkan gizi masyarakat, program ini juga mampu menggerakkan ekonomi desa secara berkelanjutan,” ujarnya.


Saat ini dapur MBG Mantiasa Agro Mulya, saat ini melayani 719 penerima manfaat. Untuk Kecamatan Tebingtinggi Barat sendiri telah beroperasi dua dapur MBG, yakni di Desa Insit dan Desa Mantiasa.


KI


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • SPPG Mantiasa AGRO MULYA Mulai Produksi, Dorong Gizi dan Ekonomi Desa

Terkini

Topik Populer

Iklan

Close x