PEKANBARU KABARAN.ID — Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan Bersatu (IPMPB) Pekanbaru menyatakan dukungan penuh terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua IPMPB-Pekanbaru, Salamuddin Toha, melalui keterangan tertulis yang diterima media pada Rabu (28/1/2026).
Salamuddin menegaskan, penempatan Polri langsung di bawah Presiden merupakan langkah tepat untuk menjaga efektivitas kinerja kepolisian dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Jika Polri ditempatkan di bawah kementerian, hal itu justru akan memperpanjang rantai birokrasi dan berpotensi menghambat kecepatan pengambilan keputusan, terutama dalam kondisi darurat keamanan,” ujarnya.
Menurutnya, sebagai alat negara, Polri harus memiliki ruang gerak yang cepat, independen, dan profesional tanpa terhambat kepentingan birokrasi yang berlapis. Posisi langsung di bawah Presiden dinilai memperkuat peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas nasional.
IPMPB-Pekanbaru juga menegaskan dukungannya terhadap Polri yang profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Institusi kepolisian diharapkan terus meningkatkan kinerja, menjunjung tinggi supremasi hukum, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas.
“Polri harus tetap fokus sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Profesionalisme dan integritas perlu terus ditingkatkan demi menjaga kepercayaan publik,” tegas Salamuddin.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian. Sikap tersebut disampaikannya dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Senin (25/1/2026).
Kapolri menilai, penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi melemahkan institusi dan menimbulkan tumpang tindih kewenangan. Ia menegaskan, posisi Polri langsung di bawah Presiden sangat penting agar institusi dapat bergerak cepat dan efektif.
“Jika Polri tidak langsung berada di bawah Presiden, akan muncul potensi matahari kembar yang justru melemahkan sistem pemerintahan,” ujar Kapolri.
IPMPB-Pekanbaru menilai sikap Kapolri tersebut sejalan dengan semangat reformasi kepolisian dan kepentingan nasional dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
%20(1)-min.png)

%20(1)-min.png)

